Perbandingan Efek Samping Propofol-Fentanil dan Propofol-Fentanil-Midazolam di Instalasi Medis Sentral Rumah Sakit X Bogor

Penulis

  • Silvi Nurafni Sekolah tinggi teknologi industri dan farmasi bogor
  • Tri Desminingrum RSUD ciawi ,
  • Evida Mainanda ,

DOI:

https://doi.org/10.35814/jifi.v20i1.817

Kata Kunci:

propofol, fentanil, midazolam, efek samping, anastesi umum

Abstrak

Propofol adalah salah satu obat intravena yang paling umum digunakan untuk menginduksi dan mempertahankan anestesi umum. Dosis induksi efektif propofol adalah 1,0-2,5 mg/kg IV menyebabkan ketidakstabilan hemodinamik yang signifikan seperti hipotensi. Stabilitas hemodinamik pada propofol yang digunakan dapat dioptimalkan dengan midazolam-fentanil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efek samping propofol-fentanil dan propofol-fentanil-midazolam pada pasien yang menjalani operasi elektif dengan parameter tekanan darah, nadi, frekuensi pernapasan (RR). Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan metode prospektif pada 60 pasien yang menjalani operasi elektif dengan status fisik ASA I-II yang dilakukan pada periode April sampai Juli 2019. Hasil penelitian menunjukkan induksi anestesi yang menggunakan propofol-fentanil menyebabkan penurunan tekanan darah sistolik 17,2±3 mmHg, tekanan darah diastolik 5,3±1,6 mmHg, nadi 3,9±1,5 denyut/menit, dan RR 1,4±0,01 napas/menit. Penggunaan induksi anestesi propofol-fentanil-midazolam menyebabkan penurunan tekanan darah sistolik 11,8±0,4 mmHg, tekanan darah diastolik 4,2±0,4 mmHg, nilai nadi 5,0±0,9 denyut/menit, dan RR 2,8±0,9 napas/menit. Sehingga dapat disimpulkan efek samping berupa tekanan darah, nadi dan frekuensi pernapasan dari pemberian kombinasi propofol-fentanil dan propofol-fentanil-midazolam tidak berbeda nyata.

Referensi

Diterbitkan

2022-04-21

Terbitan

Bagian

Articles