Formulasi Nanoemulsi Ekstrak Etanol Buah Okra (Abelmoschus esculentus (L.) Moench.) dan Uji Aktifitas Antikolesterol secara In-vitro

Penulis

  • Ratna Djamil Fakultas Farmasi, Universitas Pancasila ,
  • Sarah Zaidan Universitas Pancasila ,
  • Vera Butar Butar Universitas Pancasila ,
  • Diah Kartika Pratami Universitas Pancasila ,

DOI:

https://doi.org/10.35814/jifi.v18i1.820

Kata Kunci:

Abelmoschus esculentus (L.) Moench, Antikolesterol, Buah okra, Nanopartikel

Abstrak

Buah okra kaya dengan kandungan senyawa flavonoid, phytosterol, pektin yang berkhasiat sebagai antikolesterol. Efektifitas farmakologi dari ekstrak etanol 70% buah okra (EEBO) dapat ditingkatkan dengan pembentukan nanoemulsi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat ekstrak etanol 70% dan nanoemulsi EEBO serta membuktikan penghambatan kolesterol secara in vitro EEBO lebih kecil dibandingkan bentuk nanoemulsi EEBO. Buah okra diekstraksi secara maserasi kinetik, dilakukan uji penapisan fitokimia, kemudian diuji penghambatan kolesterolnya secara in vitro dengan menggunakan pereaksi Lieberman Burchard. Nilai penghambatan kolesterol ditunjukkan dari nilai IC50. Nanoemulsi EEBO yang dibuat dengan metode emulsifikasi spontan menggunakan capmul (glyceryl caprylat), propilenglikol, gliserin dengan perbandingan (1: 2,5: 2 mL). Hasil penapisan fitokimia simplisia buah okra dan EEBO memiliki kandungan flavonoid, steroid, triterpenoid, saponin dan kumarin. Nanoemulsi yang dihasilkan memiliki diameter 134,7 nm dengan nilai zeta potensial yang memenuhi persyaratan yaitu -26,72 mV. Nilai IC50 EEBO dan nanoemulsi EEBO masing-masing sebesar 764,11 µg/mL dan 712,50 µg/mL. Terbukti metode nanoemulsi dapat meningkatkan nilai IC50 antikolesterol karena dapat menembus celah antar sel sehingga penghantaran dan ketersediaan hayatinya lebih tinggi.

Referensi

Diterbitkan

2020-04-25

Terbitan

Bagian

Articles