Kajian Mekanisme Estrogenik Kombinasi Ekstrak Kemangi dan Adas melalui Histopat Ovarium dan Uterus

Penulis

  • Yulianita Yulianita Fakultas MIPA Universitas Pakuan ,
  • E. Mulyati Effendi Fakultas MIPA Universitas Pakuan ,
  • Triastinurmiatiningsih Triastinurmiatiningsih Fakultas MIPA Universitas Pakuan ,

DOI:

https://doi.org/10.35814/jifi.v18i2.822

Kata Kunci:

Herba Kemangi, Buah Adas, Estrogenik, Histopat, Ovarium, Uterus

Abstrak

Kombinasi ekstrak etanol 70 % herba kemangi 0,35g/200g BB dan buah adas 0,0725g/200g BB memiliki khasiat estrogenik karena sangat berpengaruh terhadap lama fase estrus, vaskularisasi dan bobot ovarium serta uterus. Tujuan dan target yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah menentukan mekanisme kerja kombinasi herbKombinasi ekstrak etanol 70 % herba kemangi 0,35g/200g BB dan buah adas 0,0725g/200g
BB memiliki khasiat estrogenik karena sangat berpengaruh terhadap lama fase estrus, vaskularisasi dan
bobot ovarium serta uterus. Tujuan dan target yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah menentukan
mekanisme kerja kombinasi herba kemangi dan buah adas yang berkhasiat estrogenik. Parameter yang
diamati adalah pemeriksaan histopatologi ovarium dan uterus. Hasil uji histopat pada ovarium dan
uterus menunjukkan adanya pengaruh perlakuan terhadap perkembangan folikel pada ovarium dan
penebalan dinding uterus. Kesimpulan dari kajian adalah mekanisme estrogenik kombinasi ekstrak
herba kemangi dan buah adas terjadi melalui mekanisme genomik, dimana senyawa fi toestrogen pada
kedua tanaman melewati membran sel serta berinteraksi dengan reseptor sehingga dapat menimbulkan
efek seperti estrogen.a kemangi dan buah adas yang berkhasiat estrogenik. Parameter yang diamati adalah pemeriksaan histopatologi ovarium dan uterus. Hasil uji histopat pada ovarium dan uterus menunjukkan adanya pengaruh perlakuan terhadap perkembangan folikel pada ovarium dan penebalan dinding uterus. Kesimpulan dari kajian adalah mekanisme estrogenik kombinasi ekstrak herba kemangi dan buah adas terjadi melalui mekanisme genomik, dimana senyawa fitoestrogen pada kedua tanaman melewati membran sel serta berinteraksi dengan reseptor sehingga dapat menimbulkan efek seperti estrogen.

Referensi

Diterbitkan

2020-10-28

Terbitan

Bagian

Articles