Uji Efek Anti-Inflamasi dan Analgesik dari Rebusan Daun Bambu Kuning (Bambusa vulgaris Schard)

Penulis

  • Sondang Khairani ,
  • Lestari Rahayu Fakultas Farmasi, Universitas Pancasila ,
  • Ni Made Sandhiutami Fakultas Farmasi, Universitas Pancasila ,
  • Rika Sari Dewi Fakultas Farmasi, Universitas Pancasila ,
  • Ita Rahmawati Fakultas Farmasi, Universitas Pancasila ,

DOI:

https://doi.org/10.35814/jifi.v19i2.875

Kata Kunci:

anti-inflamasi, analgesik, daun bambu kuning (Bambusa vulgaris Shard)

Abstrak

Daun bambu kuning (Bambusa vulgaris Shard) berkhasiat sebagai antioksidan, anti-inflamasi, antidiabetes dan anti-ulcer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penurunan volume udema telapak kaki tikus sebagai efek anti-inflamasi dan jumlah geliat mencit sebagai efek analgesik dari rebusan daun bambu kuning. Uji anti-inflamasi digunakan metode Winter. Tikus dibagi menjadi 5 kelompok yaitu Kelompok kontrol negatif yang diberikan aquadest, kelompok kontrol positif diberikan natrium diklofenak 4,367 mg/200 g BB, kelompok uji diberi rebusan daun bambu kuning 2,8 mL/200g BB dengan konsentrasi 10%, 20% dan 40%. Pengujian analgesik digunakan metode Sigmund. Mencit dibagi menjadi 5 kelompok yaitu kelompok kontrol negatif diberikan aquadest, kontrol positif diberikan natrium diklofenak 0,026 mg/20g BB, kelompok uji diberi rebusan daun bambu kuning 0,4 mL/20g BB dengan konsentrasi 10%, 20% dan 40%. Hasil uji statistik menunjukkan rebusan daun bambu kuning dengan dosis 2,8 mL/200g BB dengan konsentrasi 10%, 20% dan 40% mempunyai efek sebagai anti-inflamasi dan mempunyai efek sebagai analgesik. Rebusan daun bambu kuning dengan dosis 2,8 mL/200g BB dengan konsentrasi 10%, 20% dan 40% mempunyai efek anti-inflamasi dan efek analgesik lebih rendah dibandingkan dengan natrium diklofenak. Peningkatan dosis rebusan daun bambu kuning tidak memberikan peningkatan efek sebagai anti-inflamasi dan analgesik.

Referensi

Diterbitkan

2021-10-31

Terbitan

Bagian

Articles