Analisis Efektivitas Biaya Haloperidol-Chlorpromazine dengan Haloperidol-Risperidone pada Pasien Skizofrenia di Rumah Sakit dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor
DOI:
https://doi.org/10.35814/jifi.v18i2.899Kata Kunci:
Skizofrenia, antipsikotik kombinasi, haloperidol, chlorpromazine, risperidone, efektif dan efisienAbstrak
Skizofrenia merupakan penyakit yang membutuhkan waktu perawatan cukup lama yang berdampak pada penggunaan obat dan biaya dalam jangka panjang. Oleh karena itu perlu mencari alternatif obat yang efektif dan efisien dengan menggunakan metode farmakoekonomi yaitu analisis efektifi tas biaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui obat mana dari kedua obat kombinasi tersebut yang efektif dan efi sien untuk pengobatan pasien skizofrenia di RS. Marzoeki Mahdi Bogor. Metode penelitian ini menggunakan desain cross sectional, besar sampel dalam penelitian ini 90 pasien skizofrenia yang diperoleh dari rekam medis pasien dan data yang dikumpulkan dengan cara prospektif dari rumah sakit dr. H. Marzoeki Mahdi tahun 2019. Sampel dibagi menjadi dua kelompok sama banyak, kelompok satu mendapatkan haloperidol - chlorpromazine dan kelompok kedua mendapatkan haloperidol - risperidone. Parameter efektivitas yang digunakan dalam penelitian ini adalah nilai GAF (Global Assesment of Functioning). Hasil penelitian menunjukkan kombinasi haloperidol - risperidone lebih efektif dibandingkan dengan kombinasi haloperidol - risperidone, ini dibuktikan dengan peningkatan nilai GAF pasien sebesar 95,5 % (43 pasien) dengan rata-rata selisih nilai GAF awal dan GAF akhir sebesar 6.89, sedangkan kombinasi haloperidol - chlorpromazine sebesar 93,3 % (42 pasien) dengan ratarata selisih nilai GAF awal dan GAF akhir sebesar 5.84. Nilai ACER dari haloperidol-chlorpromazine adalah Rp.6,587,753 dan nilai ACER untuk kombinasi haloperidol - risperidone Rp. 6,148,897. Kesimpulan, kombinasi haloperidol - risperidone lebih cost eff ective (p < 0.05) dibandingkan kombinasi haloperidol -chlorpromazine
Referensi
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Licencing
All articles in Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia are an open-access article, distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License which permits unrestricted non-commercial used, distribution and reproduction in any medium.
This licence applies to Author(s) and Public Reader means that the users mays :
- SHARE:
copy and redistribute the article in any medium or format - ADAPT:
remix, transform, and build upon the article (eg.: to produce a new research work and, possibly, a new publication) - ALIKE:
If you remix, transform, or build upon the article, you must distribute your contributions under the same license as the original. - NO ADDITIONAL RESTRICTIONS:
You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
It does however mean that when you use it you must:
- ATTRIBUTION: You must give appropriate credit to both the Author(s) and the journal, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
You may not:
- NONCOMMERCIAL: You may not use the article for commercial purposes.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

















