Formulasi Dan Uji Aktivitas Anti-Aging Gel Lendir Lidah Buaya (Aloe vera Linn.)

Penulis

  • Benni Iskandar Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau ,
  • Anita Lukman Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau ,
  • Okla Elfitri Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau ,
  • Safri Safri Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau ,
  • Meircurius Dwi Condro Surboyo Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau ,

DOI:

https://doi.org/10.35814/jifi.v19i2.907

Kata Kunci:

anti-aging, lendir lidah buaya, gel, penuaan dini

Abstrak

Penuaan dini merupakan salah satu masalah yang terjadi pada kulit. Faktor yang menyebabkan penuaan salah satunya adalah radikal bebas. Salah satu upaya mengatasi penuaan adalah dengan antioksidan. Lendir lidah buaya telah terbukti memiliki efek antioksidan. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan sediaan gel lendir lidah buaya yang stabil dan memiliki efek anti-aging. Penelitian ini dilakukan dengan membuat sediaan gel lidah buaya dalam tiga formula yaitu masing-masing dengan konsentrasi lendir lidah buaya 5% (F1), 15% (F2) dan blanko (F0). Evaluasi sediaan gel meliputi organoleptis, pH, pemeriksaan stabilitas pada suhu kamar dan suhu dingin, uji daya sebar, uji daya lekat, uji homogenitas, uji iritasi dan aktivitas anti-aging terhadap kulit bagian punggung tangan sukarelawan menggunakan skin analyzer dengan parameter meliputi kadar air, kehalusan, besar pori, banyak noda dan keriput. Pemakaian sediaan gel dilakukan dua kali sehari selama 30 hari dan pengujian dilakukan setiap minggu. Data statistik dianalisis menggunakan ANOVA dua arah dan dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil menunjukkan formula gel lidah buaya yang stabil adalah F2 dengan lidah buaya 15%. Hasil uji aktivitas anti-aging menunjukkan sediaan gel lidah buaya 15% (F2) lebih cepat terjadi perubahan dalam meningkatkan kadar air, kehalusan kulit, mengecilkan ukuran pori, mengurangi noda dan keriput.

Referensi

Diterbitkan

2021-10-31

Terbitan

Bagian

Articles