Hubungan Ketepatan Peresepan Antibiotik dengan Metode Gyssens dengan Perbaikan Klinis Pasien Rawat Inap Pneumonia Komunitas
DOI:
https://doi.org/10.35814/jifi.v19i1.940Kata Kunci:
ketepatan peresepan antibiotik, metode gyssens, perbaikan klinis, pneumonia komunitasAbstrak
Pneumonia komunitas merupakan peradangan akut pada parenkim paru yang disebabkan oleh infeksi kuman. Standar terapi utama untuk pneumonia adalah penggunaan antibiotik. Pemilihan antibiotik yang tidak tepat dapat menimbulkan kejadian resistensi bakteri. Tujuan penelitian untuk mengetahui ketepatan peresepan antibiotik menggunakan metode Gyssens serta melihat hubungannya dengan perbaikan klinis. Penelitian ini merupakan penelitian kohort retrospektif analitik yang bersifat deskriptif. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif berdasarkan data rekam medik pasien rawat inap di salah satu rumah sakit swasta Yogyakarta periode Januari-Desember 2019. Ketepatan peresepan antibiotik empiris dievaluasi menggunakan metode Gyssens. Perbaikan klinis yang diamati berupa jumlah leukosit, frekuensi pernapasan dan suhu. Analisis data menggunakan metode Chi-square untuk melihat hubungan ketepatan peresepan antibiotik dengan perbaikan klinis. Hasil penelitian menunjukkan 41 pasien memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, jenis kelamin laki-laki (51,2%), usia>60 tahun 68,3%, length of stay rata-rata lima hari. Seftriakson merupakan antibiotik yang sering digunakan. Evaluasi ketepatan peresepan berdasarkan metode Gyssens diperoleh total 52 regimen antibiotik. Peresepan antibiotik yang tepat (13,5%) dan tidak tepat (86,5%). Uji hubungan ketepatan peresepan antibiotik dengan perbaikan klinis jumlah leukosit, frekuensi pernapasan dan suhu tidak didapatkan adanya hubungan yang bermakna (p>0,05). Tidak didapatkan adanya hubungan bermakna antara ketepatan peresepan antibiotik berdasarkan metode Gyssens dengan perbaikan klinis.
Referensi
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Licencing
All articles in Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia are an open-access article, distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License which permits unrestricted non-commercial used, distribution and reproduction in any medium.
This licence applies to Author(s) and Public Reader means that the users mays :
- SHARE:
copy and redistribute the article in any medium or format - ADAPT:
remix, transform, and build upon the article (eg.: to produce a new research work and, possibly, a new publication) - ALIKE:
If you remix, transform, or build upon the article, you must distribute your contributions under the same license as the original. - NO ADDITIONAL RESTRICTIONS:
You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
It does however mean that when you use it you must:
- ATTRIBUTION: You must give appropriate credit to both the Author(s) and the journal, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
You may not:
- NONCOMMERCIAL: You may not use the article for commercial purposes.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

















