Pengembangan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi yang Sederhana untuk Analisis Kurkumin dalam Plasma Manusia In-Vitro

Penulis

  • Novi Yantih UNIVERSITAS PANCASILA ,
  • Endah Giyah Wahyuningsih Universitas Pancasila ,
  • Deni Rahmat Universitas Pancasila ,
  • Yunahara Farida Universitas Pancasila ,

DOI:

https://doi.org/10.35814/jifi.v18i2.947

Kata Kunci:

kurkumin, irbesartan, KCKT, plasma manusia

Abstrak

Kurkumin memiliki efek antioksidan, antiinfl amasi, antitumor, meningkatkan apoptosis,
dan antiangiogenesis. Untuk mempelajari farmakokinetika kurkumin, diperlukan metode analisis
kadar kurkumin dalam plasma. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan Kromatografi Cair
Kinerja Tinggi (KCKT) yang sederhana untuk analisis kurkumin dalam plasma manusia secara invitro.
Sistem KCKT menggunakan teknik isokratik pada fase terbalik kolom C18 (kolom Reliant® RP-
18e (4,6x250mm; 5 μm)) dan fase gerak asetonitril-asam asetat-akuabides (60:1:39) pada laju alir 1,0
mL/menit. Irbesartan digunakan sebagai standar internal. Detektor dilakukan pada panjang gelombang
428 nm untuk kurkumin dan 270 nm untuk irbesartan. Uji linearitas menunjukkan hasil linear dengan
koefi sien korelasi (r) sebesar 0,9970. Nilai LLOQ adalah 0,0196 μg/mL dengan nilai diferensiasi
10,48-18,09%. Akurasi dan presisi metode ini memenuhi persyaratan dengan nilai diferensiasi dan
standar deviasi relatif masing-masing antara -5,51-3,04% dan 1,04-1,86%. Recovery metode ini adalah
94,74-103,12%. Metode ini memberikan selektivitas yang baik untuk analisis kurkumin dalam plasma
manusia. Metode KCKT yang dikembangkan sederhana dan valid untuk analisis kurkumin dalam
plasma manusia.

Referensi

Diterbitkan

2020-10-28

Terbitan

Bagian

Articles